Budidaya Buah Alpukat Dengan Teknik Sederhana, Tapi Hasilnya Bisa Bikin Untung!

Alpukat adalah tumbuhan yang berasal dari negara Meksiko & Amerika Tengah serta sekarang banyak yang membudidayakannya di Amerika Selatan serta Amerika Tengah untuk tanaman perkebunan monokultur serta untuk tanaman pekarangan/halaman di daerah tropika lain di berbagai belahan dunia.

  • Membuat Lubang Tanam

Bikin lubang tanam pohon alpukat menggunakan ukuran 60cm x 60cm serta kedalaman sekitar 60-80cm. Kalau Anda menanam bibit hasil dari cangkok jadi bikin lubang tanam yang cukup lebar, kalau bibit dari biji jadi bikin lubang yang cukup dalam. Kalau penananman dikerjakan dalam jumlah yang banyak, bikinlah lubang tanam yang selaras menggunakan jarak 6m x 6m antar tiap lubang supaya memberikan area tumbuh untuk pohon alpukat. Isikan lubang dengan pupuk kandang hingga 2/3 bagian telah terisi, serta biarkan lubang tanam sekitar 3-4 minggu sebelum akan ditanam supaya pupuk kandang dapat meresap ke dalam tanah.

  • Menanam Bibit Alpukat

Sesudah bibit ready tanam, tahap berikutnya ialah memindahkan bibit ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan. Buka plastik polybag secara perlahan, pastikan jangan terdapat Tanah di dalam polybag penyemaian hancur. Letakkan bibit ke dalam lubang tanam, serta tutup memakai Tanah sisa yang terdapat di sekeliling lubang tanam. Terapkan langkah penyiraman sesudah seluruh bibit tertanam di lubang-lubang yang disiapkan.

# Baca juga Cara Tepat Budidaya Tanaman Mint

  • Merawat Tanaman Alpukat

Tahap perawatan yang dibutuhkan ketika menanam alpukat ialah penyulaman, penyiangan, pemupukan, serta pemangkasan. Langkah pembersihan rumput dan gulma-gulma disekeliling tanaman alpokat harus dikerjakan terutama ketika pohon alpukat baru awal ditanam ataupun masih kecil, kalau telah besar jadi rumput liar bakal sedikit yang berkembang sebab tertutupi oleh pohon alpokat yang rimbun.

  • Memanen Alpukat

Pemanenan buah alpukat umunya bakal dapat dilakukan jika mulai berbuah ketika umur 10-15 tahun kalau ditanam lewat biji, kalau ditanam secara sistem vegetatif umumnya bakal berbuah ketika berusia 5-8 tahun tergantung perawatan/perindungan yang terapkan. Guna memanen alpukat bisa dikerjakan dengan memangkas tangkai buahnya memakai pisau ataupun gunting.

 

Dipublikasi di Plastik UV | Tag , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Kesalahan-Kesalahan Yang Harus Dihindari Didalam Greenhouse

Rumah tanaman atau greenhouse kini sudah banyak digunakan oleh para petani Indonesia. Penggunaan greenhouse dalam budidaya tanaman memang dirasa cukup efektif dan menguntungkan bagi para petani kita. Karena greenhouse memiliki beberapa keunggulan seperti tanaman dapat berproduksi secara kontinyu dan berkesinambungan sepanjang tahun, penggunaan air, pupuk maupun pestisida yang lebih efesien, bahkan terkadang tanaman didalam greenhouse tidak perlu menggunakan pestisida karena terhindar dari hama tanaman.

Bangunan greenhouse yang terhindar atau tidak terpengaruh dengan lingkungan luar juga memberikan keuntungan karena dapat meminimalkan resiko tanaman rusak bahkan mati karena serangan penyakit.  Keuntungan-keuntungan inilah yang membuat petani kita lebih memilih bercocok tanam didalam greenhouse bila dibandingkan dengan bercocok tanam di lahan terbuka. Namun sebuah sistem yang baik tentu memiliki celah. Begitupun dengan greenhouse, ada beberapa hal yang apabila anda lakukan akan membawa kerugiaan maupun kerusakan pada tanaman dan bangunan greenhouse.

# Yuk! baca juga artikel berikut 12 Jenis Hama yang Sering Menyerang Tanaman Hias Serta Cara Pengendaliannya

Berikut beberapa hal yang harus anda perhatikan agar anda terhindar dari kesalahan ketika membudidayakan tanaman didalam greenhouse :
1. Penentuan tempat untuk bangunan greenhouse. Menentuhkan tempat atau lokasi untuk membangun greenhouse memang penting karena penentuan lokasi akan mempengaruhi kondisi greenhouse itu sendiri baik dari segi kekuatan bangunan maupun kondisi kesehatan tanaman yang sedang dibudidayakan didalam greenhouse. Ada beberapa kreteria yang harus anda pertimbangkan ketika akan memilih lokasi untuk membangun greenhouse seperti intensitas cahaya matahari yang cukup tinggi pada saat musim hujan, suhu yang cukup stabil dalam hal ini berarti suhu tidak terlalu panas maupun dingin, dekat dengan sumber air yang baik dan cukup sehat, dekat dengan instalasi listrik, lahan atau lokasi harus datar tidak terlalu miring, tanah yang digunakan merupakan tanah yang kokoh dan tidak mudah longsor. Anda tidak boleh melakukan kesalahan dalam pemilihan lokasi untuk membangun greenhouse. Karena lokasi merupakan hal pertama yang akan menentukan keberlanjutan greenhouse anda.

2. Penentuan konstruksi bangunan greenhouse. Setelah melakukan pemilihan lokasi untuk membangun greenhouse sebaiknya anda mulai memilih material apa yang akan anda gunakan untuk membangun greenhouse. Seperti material untuk kerangka bangunan greenhouse, anda dapat memilih bambu, kayu, alumunium, besi maupun pipa PVC sebagai bahan dasar kerangka greenhouse. Untuk atap anda dapat memilih material kaca maupun plastik UV yang memiliki UV stabilizer sedangkan untuk material dinding anda dapat menggunakan kaca, plastik UV maupun paranet atau screen. Pemilihan mataerial untuk membangun greenhouse dapat anda sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan anda.

3. Fasilitas penunjang didalam greenhouse. Ada beberapa fasilitas penunjang yang dapat anda sediakan didalam greenhouse. Meskipun fasilitas penunjang anda tetap harus memperhatikannya. Fasilitas penunjang tersebut seperti kipas angin untuk mendinginkan ruangan greenhouse serta menurunkan suhu didalam greenhouse, pompa air untuk mengalirkan air ke tanaman-tanaman, penyediaan sepatu khusus untuk didalam greenhouse serta penutup kepal dan jas lab. Fasilitas ini memang tidak wajib ada didalam greenhouse, namun apabila anda merasa membutuhkan fasilitas tersebut maka sebainya sediakan dan rawat dengan baik fasilitas-fasilitas penunjang greenhouse tersebut.

4. Ventilasi. Keberadaan ventilasi memang sangat vital didalam greenhouse. Ventilasi berguna untuk memberikan pertukaran atau sirkulasi udara dari dalam dan luar greenhouse. Pada umumnya greenhouse yang ada di Indonesia menggunakan ventilasi pada bagian atap greenhouse dan bagian dinding greenhouse. Bahkan seringkali dinding greenhouse dibuat dengan material paranet agar sirkulasi udara yang tersedia didalam greenhouse lebih banyak.

Itulah beberapa hal yang perlu anda perhatikan untuk meminimalisir kesalahan yang terjadi didalam greenhouse. Jika anda memperhatikan hal-hal tersebut dengan baik maka anda akan terhindar dari kerusakan greenhouse maupun tanaman yang dibudidayakan didalamnya. Mencegah memang lebih baik dari pada memperbaikinya. Maka persiapkan bangunan greenhouse anda dengan baik agar anda terhindar dari kerugian. Selamat berbudidaya tanaman dengan greenhouse.

Dipublikasi di Plastik UV | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

7 Keuntungan Memilih Green House untuk Pertanian

1. Mengatur Jadwal Pertanian Sendiri, Tidak Terpengaruh Cuaca dan Musim
Di banyak tempat di Negara kita, pertanian masih saja tergantung dengan kondisi alam. Sementara saat ini musim tidak lagi menentu. Hal ini membuat kita kesulitan untuk menentukan jenis tanaman yang akan kita produksi. Salah memilih, tentu akan berpengaruh pada keberlangsungan dan produktifitas tanaman.

Belum lagi persoalan cuaca. Musim hujan tidak selamanya menguntungkan, meskipun untuk menanam padi. Kadang terpaan angin yang sangat kencang membuat padi yang telah kita tanam bertumbangan. Mau tidak mau padi harus kita panen pada saat belum waktunya, atau lebih parah gagal panen.

2. Produksi Meningkat
Alasan utama peningkatan hasil produksi dalam green house adalah keamanan tanaman dari serangan hama. Pengawasan yang Anda lakukan jauh lebih mudah dan intensif. Jika dibandingkan dengan lahan terbuka, maka green house memiliki keunggulan yang jauh lebih baik dalam pengendalian hama, tanpa menggunakan pestisida. Karena itu green house sangat cocok dikembangkan dalam pertanian organic, dengan kualitas, kuantitas bahkan harga hasil panen yang jauh lebih baik.

Penggunaan green house yang didukung dengan model tanam hidroponik sangat membantu meminimalisir hilangnya unsur hara akibat pencucian dan fiksasi. Dengan biaya perawatan yang jauh lebih murah, maka green house menjadi alternative penting pertanian modern untuk hasil panen yang jauh lebih baik.

3. Kualitas Produksi Meningkat
Tahukah Anda? bahwa secara detail efek radiasi matahari seperti sinar UV, kelebihan temperatur, air hujan, debu, polutan dan residu pestisida akan mempengaruhi penampilan visual, ukuran, kebersihan, dan kualitas hasil produksi? Nah segala kelemahan model pertanian yang ada pada alam terbuka ini disudahi saat Anda menggunakan model green house. Tentu ini akan memberikan dampak segnifikan pada peningkatan kualitas pertanian Anda.

4. Kurangi Pestisida
Perlindungan paling sempurna untuk tanaman dari serangan hama adalah mencegah hama untuk menyentuh tanaman. Tentu ini lebih menguntungkan, baik dari sisi pembiayaan maupun kesehatan dibandingkan dengan menggunakan pestisida. Jangankan menyentuh, mendekat saja hama tidak bisa karena terhalang oleh plastik UV.

Hal ini juga memberikan kondisi mikroklimat ideal bagi tanaman. Anda juga dapat memasang insect screen pada dinding atau pada ventilasi di bagian atap. Insect screen membantu ventilasi tidak dapat dilewati oleh hama seperti kutu daun. Anda juga bisa mengatur pintu masuk tidak langsung berhubungan dengan lingkungan luar. Anda dapat membuat ruang kecil tikungan sebagai transisi ruang dalam, dengan pengaruh luar.

Anda juga dapat memanfaatkan cairan pencuci hama dan pathogen sebagai pencegahan manusia masuk membawa hama. Sementara untuk pintu dapat ditambahkan lembaran PVC sheet. Kondisi ini benar-benar membuat green house Anda aman dari serangan hama tanpa pestisida.

5. Sebagai Aset
Green house dapat menjadi aset Anda yang menarik. Jika dirancang dengan struktur baja ringan, green house dapat dengan mudah dipindahkan. Anda juga dapat menggunakannya di banyak tempat dengan usia puluhan tahun.

6. Sarana Agrowisata
Apa keuntungannya? Tentu saja Anda dapat menjual di tempat. Anda mendapatkan harga eceran langsung. Dengan penjelasan yang menarik, ditulis dan ditempel pada dinding Green house, maka pengunjung akan memahami betapa sehatnya sayuran, buah-buahan atau segala jenis bahan pangan yang ditanam dalam green house tersebut. Hal ini juga membantu meningkatkan harga jual yang jauh lebih baik.

7. Cocok Untuk Wilayah Pedesaan Maupun Perkotaan
Saat ini akses jalanan dan infrastruktur di wilayah pedesaan sudah memadai. Anda dapat membuat green house dalam kapasitas luas menengah dan besar sebagai usaha agribisnis yang menguntungkan. Jika areal sawah yang Anda miliki diubah menjadi green house, dengan menggunakan penyangga baja ringan, maka Anda dapat melakukan maneuver pertanian yang jauh lebih baik dan lebih menguntungkan dibandingkan dengan lingkungan pertanian terbuka.

# Yuk! Baca juga artikel menarik berikut Plastik UV 6% Untuk Kandang Penggemukan Kambing Etawa

Kami menyediakan plastik UV Vatan untuk kebutuhan green house Anda yg diimport langsung dari Istambul Turki. Apa kelebihan plastik UV import daripada yg lain? Kelebihannya adalah selain mengandung Additif UV Protector juga mengandung banyak bahan additif lain yang sangat bermanfaat dalam memaksimalkan fungsi greenhouse.
Beberapa zat additive tersebut antara lain :

1. UV (Ultraviolet ) Additive
– Bahan tersebut dapat meningkatkan ketahanan plastik pada matahari saat digunakan untuk penutup greenhouse.
– Banyaknya kandungan UV additive pada plastik sudah ditentukan sesuai dengan kegunaanya sebagai penutup greenhouse,sehingga plastik ini akan tahan pada berbagai cuaca dan iklim.

2. IR (Infra Red) Additive
– Bahan tersebut digunakan untuk mengontrol temperature didalam greenhouse,sehingga suhu didalam greenhouse akan tetap normal saat siang hari / malam hari.
– Dengan adanya IR (Infra Red) Additive suhu didalam greenhouse tidak akan mengalami penurunan/kenaikan secara tiba-tiba.IR additive dapat merubah suhu didalam greenhouse antara +1oC dan +5oC.Hal tersebut sangat bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman didalam greenhouse.

3. AB (Anti Bacerial) Additive
– Mencegah lalat putih,kutu daun, thrips dan parasit yang dapat merusak tanaman.
– Mencegah penyebaran bakteri
– Mengurangi jamur yang menyebabkan penyakit pada tanaman

4. EVA (Ethylene Vinyl Acetate) Additive
– Bahan ini membuat plastik lebih elastis ,sehingga meningkatkan daya tahan terhadap angin.
– Mencegah perkembangan beberapa fungis dalam gelap
– Mendistribusikan cahaya secara merata didalam greenhouse
– Menjaga infra red

5. LD (Light Diffused) Additive
– Saat matahari masuk maka bahan ini yang bertugas untuk meratakan cahaya keseluruh permukaan greenhouse
– Mencegah kerusakan tanaman akibat cahaya yang berlebih
– Mencegah perkembangan fungi dan bakteri di dalam greenhouse

Tersedia berbagai ukuran, antara lain :
– Ukuran : 6m x 60m x 200mc, netto 73kg/roll
– Ukuran : 8m x 45m x 200mc, netto 74kg/roll
– kandungan uv protektor 14%.

  •  Minimal Order Plastik UV (Ultra Violet)
    Untuk order plastik UV yang ready stock :
    – jika dikirim ke ekspedisi minimal order 3 roll.
    – jika ambil sendiri di kantor bisa beli 1 roll.
    Untuk pemesanan plastik UV ukuran khusus (custom) minimal order 1000kg (1 ton) per ukuran.
  •  HARGA PLASTIK UV
    Untuk informasi update harga dan cara pemesanan silahkan langsung hubungi kami :
    – SMS/Call/WA : 0877-0282-1277 (XL) atau 0852-3392-5564 (As) atau 08123-258-4950 (Simpati)
    – Phone/Fax : 031-8830487
    – Email : limcorporation2009@gmail.com

 

 

Dipublikasi di Plastik UV | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Bagaimana Caranya Supaya Jambu Air Cepat Berbuah Lebat?

Tanaman pemilik nama latin sysygium samarangense L. ini dapat tumbuh optimal pada dataran rendah hingga ketinggian 1.000 m diatas permukaan air laut. Pohon jambu air dapat tumbuh tinggi hingga mencapai 3 -10 meter.

Pohon ini memiliki karakteristik dimana daunnya berbentuk lebar dengan ujung meruncing saling berhadap-hadapan dua tangkai bersama atau anak ranting. Kanopinya lebar seperti payung sehingga dapat digunakan sebagai peneduh. Jika di budidayakan di lahan, tanaman buah Jambu air dapat mulai berbuah pada umur 2-3 tahun.

Sedangkan jika dibudidayakan di dalam pot dapat berbuah pada umur 1 tahun. Bunganya berbentuk malai. Buahnya seperti bohlam lampu dengan daging buah lunak serta mengandung banyak air. Rasanya bervariasi mulai manis, masam, dan campuran.

#Baca juga Penggunaan Paranet atau Shading Net Untuk Peneduh Kolam Renang

Nah, sekarang saya akan memberi tahu rahasia bagaimana caranya supaya jambu air dapat cepat berbuah lebat?

Berikut Adalah Caranya :

1. Perhatikan Pemupukan Buah Jambu Air
Pemupukan jambu air dilakukan kurang lebih tiga bulan setelah masa tanam. Setelahnya, tiga bulan kemudian perlu diadakan pemupukan lagi. Pada saat pemupukan kedua ini pemupukan berupa pupuk kandang seperti kotoran kambing dibutuhkan sebanyak 15 kg, ditambah dengan TS sebanyak 100-150 gram. Takaran ini diberikan lagi 3-4 bulan berikutnya, dan diatahkan bagi satu pohon saja atau satu pot saja.

2. Penyiraman dan Penggemburan Media Tanam
Secara spesifik, merawat tanaman jambu air terutama yang menggunakan media pot harus memperhatikan beberapa faktor berikut :
– Pertama, untuk penyiraman di musim kemarau sangat diperlukan minimal sekali dalam sehari agar pohon jambu air tidak kekurangan air. Jika penyiraman menggunakan air PAM, yang biasanya mengandung kaporit, sebaiknya endapkan dulu semalam dan esoknya baru disiramkan.
– Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah yaitu usahakan benar-benar jangan sampai air siraman menggenang lebih dari 12 jam. Genangan air dapat merangsang timbulnya penyakit busuk akar. Penyiramannya juga tergantung musim, saat musim panas minimal sekali dalam sehari. Waktu penyiraman pagi bisa dilakukan sebelum pukul 09.00 dan sore sesudah pukul 16.00.
– Kemudian masalah penggemburan. Usahakan media tanam bibit tanaman tidak memadat. Pemadatan media biasanya terjadi karena penyiraman yang berlebihan. Setelah itu, lakukan penggemburan menggunakan sekop kecil. Hati-hati, jangan sampai Anda merusak akarnya.
– Berikutnya penggantian tanah. Mengganti media tanah tanaman setahun sekali sudah cukup. Namun,akan lebih baik lagi jika dilakukan dua kali dalam setahun. Terlebih jika akarnya sudah jebol, media pot harus segera diganti.

3. Mengurangi Daun Jambu Air
Perontokan daun dilakukan setelah tanaman jambu air berumur 6-8 bulan, atau 3-4 bulan setelah pemupukan awal.
Cara perontokan ialah dengan membuang daun pada setiap ranting pohon. Daun yang disisakan hanya 4 lembar saja tepatnya yang berada di pucuk -pucuknya. Perontokan ini dilakukan pada saat kondisi tanaman sedang sehat dan subur. Untuk itu perlu diperhatikan bahwa perontokan daun dilakukan setelah pemupukan. Kondisi lingkungan juga dapat menjadi pertimbangan saat akan merontokkan daun jambu air. Jika cuaca panas sekali perontokan sebaiknya ditunda terlebih dahulu. Perontokan ini berfungsi untuk merangsang pohon jambu agar cepat berbuah.

4. Penyemprotan ZPT
ZPT adalah zat pengatur tumbuh. Penyemprotan dilakukan setelah tanamnya kuat dan sehat. Penyemprotan ZPT dilakukan setelah pemupukan lanjutan pertama. Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada saat cuaca tidak panas.
Penyemprotan tersebut dapat dilakukan sekitar 2 minggu sekali kalau cuaca dan kesehatan pohon memungkinkan, dengan takaran 1 cc Atonik per 1-2 liter air. Setelah itu tanaman tentunya jangan lupa disiram air kecuali kalau hujan sedang turun.
Selain disemprotkan Atonik, jambu air disemprot insektisida pembasmi serangga, takaran 2 cc per liter air. Pada umur setahun, sejak ditanam, jambu air biasanya sudah dapat berbuah.
Penyemprotan menggunakan pupuk anorganik bisa juga diterapkan, salah satu jenis pupuk anorganik yang cukup bagus adalah pupuk “Farmpion”.

Lim Corporation menyediakan paranet lokal maupun import 65% , 75%, & 85% . Untuk info harga paranet terupdate silahkan klik DISINI

Dipublikasi di Paranet | Tag , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

CARA BUDIDAYA TANAMAN CABAI

presentation2Pengolahan Tanah Pada Tanaman Cabai

Pengolahan tanah bertujuan untuk memperbaiki struktur dan porositas tanah sehingga peredaran air dan udara menjadi optimal. Pengolahan tanah dilakukan secara sempurna yaitu pembajakan dua kali dan penyisiran satu kali. Setelah pengolahan tanah (7-14) hari, dibuat bedengan dengan tujuan memudahkan pembuangan air hujan yang berlebihan, mempermudah pemeliharaan, mempermudah meresapnya air hujan atau air pengairan, serta menghindari tanah terinjak-injak sehingga menjadi padat.

Ukuran bedengan yang baik yaitu lebar 110-120 cm, dengan tinggi 20-30 cm, panjang disesuaikan dengan keadaan lahan, serta jarak antar bedengan 40-50 cm. Pada saat 70% bedengan kasar terbentuk dipupuk dengan pupuk kandang atau kotoran ayam yang telah matang sebanyak 1,0-1,5 kg/lubang tanam. Pada tanah yang pH-nya asam juga diberikan pengapuran sebanyak 100-125 gr/lubang pertanaman.

Penyiapan Benih dan Persemaian Cabai

Ada 2 cara untuk membibitkan cabai yaitu disemai di bedengan atau disemai langsung di polybag (kantong plastik). Jika benih disemai di bedengan terlebih dahulu disiapkan bedeng persemaian, kemudian benih disebar dengan cara berbaris, jarak antara barisan 5 cm dan diberi naungan dari daun kelapa atau daun pisang.

Benih juga dapat disemai langsung dalam polybag kecil yang ukuran 5-8×10 cm. Sebelum dikecambahkan, benih cabai sebaiknya direndam dulu dalam air hangat dengan suhu 55 – 60°C selama 15-30 menit untuk mempercepat proses perkecambahan benih. Bila benih cabai akan disemai langsung di polybag, sebelumnya polybag diisi dengan media campuran tanah halus 2 bagian + 1 bagian pupuk kandang matang halus + 80 gr pupuk NPK + 75 gram furadan.

Bahan media dicampur secara merata lalu dimasukkan ke dalam polybag. Selanjutnya benih cabai ditanam dan diletakkan di bedengan secara teratur dan segera ditutup dengan karung goni basah selama ± 3 hari agar benih cepat berkecambah.
Penanaman Cabai

Waktu penanaman yang paling baik adalah pagi atau sore hari. Umur cabai yang sudah dapat ditanam adalah umur 17.- 23 hari atau tanaman cabe mempunyai daun 2-4 helai. Sehari sebelum tanam bedengan yang telah ditutup mulsa plastik harus dibuatkan lubang tanam. Jarak tanam cabe yaitu 50-60 x 60-70 cm. Bibit cabe yang siap dipindahkan segera disiram secukupnya dan sebaiknya juga direndam dalam larutan fungisida sistemik atau bakterisida dengan dosis 0,5-1,0 g/l air selama 15-30 menit untuk mencegah penularan hama dan penyakit.

*jika Anda membutuhkan plastik mulsa untuk pelapis tanah bedengan silahkan klik DISINI

Pemupukan Cabai

Dosis pupuk yang digunakan adalah Urea 150 kg + ZA 50 kg + SP-36 150kg + KCI 200 kg. Pupuk dasar diberikan 2-3 hari sebelum tanam, yaitu semua dosis pupuk SP-36. Pupuk susulan pertama diberikan pada umur 10 hari setelah tanam dengan sepertiga dosis masing-masing pupuk Urea, ZA dan KCI.

Pemupukan susulan kedua dan ketiga masing-masing pada 40 dan 70 hari setelah tanam dengan dosis sama dengan pemupukan pertama. Waktu pemupukan disesuaikan dengan ketersediaan air dimana keadaan air tanah dalam keadaan cukup.

Pupuk diberikan dengan cara tugal sedalam 5-15 cm dan ditutup kembali dengan tanah. Pemberian pupuk dapat juga dengan cara dikocor, dianjurkan juga disemprot dengan pupuk daun Mamigro Super N atau NPK spesial atau dengan Gardena D dengan konsentrasi 2 – 5 gr/l air mulai umur 7 sampai 30 hst dengan interval pemberian 7 – 15 hari.

Panen dan Pasca Panen Cabai

Pada umumnya tanaman cabai mulai dipanen pada umur 75 -80 hari setelah tanam, panen berikutnya dilakukan selang waktu 2 -3 hari sekali. Sedangkan di dataran tinggi panen perdana dimulai pada umur 90 – 100 hari setelah tanam. Selanjutnya pemetikan buah dilakukan selang waktu 6 – 10 hari sekali.

Panen cabai dipilih pada tingkat kemasakan 85-90% saat warna buah merah kehitaman. Untuk mendapatkan harga tinggi, hasil panen dikelompokkan berdasarkan standar kualitas permintaan pasar seperti untuk supermarket, pasar lokal maupun pasar eksport. Setelah buah cabe dikelompokkan berdasarkan kelasnya, maka pengemasan perlu dilakukan untuk melindungi buah cabai dari kerusakan selama dalam pengangkutan.

*yuk! baca juga artikel berikut Budidaya Kerang Mutiara Dengan Waring Ikan

Dipublikasi di Plastik Mulsa | Tag , , | Meninggalkan komentar

Green House, Hulu Kemandirian Pangan Perkotaan yang Tidak Bisa Diremehkan

Banyak yang berbicara tentang pertanian urban. Masalahnya banyak dari kita kurang memahami seperti apa detailnya. Lalu bagaimana jika dibandingkan dengan pertanian lain pada umumnya? Saat ini, telah berkembang puluhan plastic uv untuk rumah kaca. Ini sangat membantu dengan jual plastik uv greenhouse di Jakarta maupun jual plastik uv greenhouse di Surabaya.

Penelitian yang dilakukan oleh Drechsel membuka mata kita, bahwa ternyata pertanian urban jauh lebih luas dari apa yang kita pikirkan. Pertanian urban juga telah berkembang menjadi bagian penting pilar ketahanan pangan suatu wilayah. Drechsel memberikan gambaran dari data satelit, bahwa ternyata luas lahan padi di pedesaan di Asia Selatan ternyata lebih kecil dibandingkan di sekitar wilayah urban. Begitu juga lahan jagung di sub-Sahara Afrika tidak seluas lahan di wilayah perkotaannya.

Tim ilmuwan internasional, sebagaimana dilansir oleh BBC-Indonesia, dengan menggunakan data satelit, secara global, lahan pertanian di wilayah perkotaan mencapai luas yang setara dengan luas wilayah 28 negara Uni Eropa! Maka jika diperhatikan, perkembangan teknologi pertanian green house adalah bagian solusi ketahanan pangan wilayah, agar ketergantungan impor bisa dikendalikan.

Saatnya membangun Greenhouse
Bersiaplah pekarangan kecil belakang rumah Anda menjadi bagian yang menarik dari perkembangan tren green house perkotaan. Atau bagi Anda yang memiliki lahan lebih di area perkantoran Anda, alangkah lebih bijaknya Anda memberikan nilai tambah plus dengan membangun green house.

6

Potensi ini tidak hanya sebagai sarana menyambut kemandirian pangan sebagaimana yang dicanangkan oleh pemerintah, akan tetapi juga bisa bermakna ganda. Manfaat ekonomi mungkin menjadi solusi penting bagi masyarakat ekonomi lemah. Selain itu, green house juga bagian penting sarana rekreatif yang dapat memanjakan Anda dan orang-orang sekitar Anda.

Mudah, Murah, Indah
Tidak ada yang mahal dan sulit dalam mengembangkan pertanian green house. Untuk proses pembangunan green housenya pun tergolong murah dan mudah. Secara ringkas ada tiga bagian utama, yakni bahan penyangga green house (bisa kayu, bambu, atau besi), kemudian bahan penutup (bisa plastik ultra violet, kaca) dan media tanam dalam (bisa menggunakan pot atau polybag). Dari sekian bahan tersebut tentu kita sudah dapat memilah menggunakan yang mudah murah.

Saran penggunaan plastic ultraviolet tidak hanya membuat biaya pembuatan green house menjadi jauh lebih murah, akan tetapi penutup plastik ultra violet juga membantu melakukan filter atas cahaya uv yang tidak dibutuhkan tanaman. Dengan demikian proses pemeliharaan dan perkembangan tanaman dapat berkembang lebih sempurna.

Apa Itu Plastik Ultra Violet?
Sinar ultraviolet pada dasarnya sangat dibutuhkan tanaman untuk proses fotosintesis. Akan tetapi lubang pada lapisan ozone telah menyertakan sinar uv B yang tidak baik untuk tanaman. Tanaman menjadi mudah terkena penyakit dan berakibat pada perkembangan tanaman yang tidak sempurna. Oleh karena itu kehadiran plastic uv green house pada dasarnya tidak hanya solusi pertanian urban, akan tetapi juga sangat ideal digunakan oleh petani pedesaan.

Apalagi saat ini telah banya yang jual plastik uv greenhouse di Jakarta maupun jual plastik uv greenhouse di Surabaya. Kedua kota metropolitan di wilayah Indonesia ini memang sedang giat membangun green house. Di Surabaya sendiri telah dicanangkan kelompok tani perkotaan pesisir dan mendapatkan apresiasi dari pemerintah kota Surabaya sejak tahun 2009. Sementara di Jakarta, sejak 2014 telah berlangsung berbagai upaya memanfaatkan green house untuk menanam sayuran konsumsi harian.

Potensi ini setidaknya dapat Anda tangkap sebagai peluang segnifikan di wilayah perkotaan. Jika istri Anda saat ini (hanya) menjadi ibu rumah tangga dengan lebih banyak meluangkan waktu di rumah, maka sudah saatnya Anda mulai melatih kemandirian istri. Bagaimana caranya? Buat green house saja di sekitar rumah!

Yuk baca juga artikel berikut! Keasrian Kampung Banjarsari Berkebun Polybag Dipilih UNESCO Sebagai Proyek Percontohan Dunia

Dipublikasi di Plastik UV | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Cara Budidaya Tanaman Gambas Menggunakan Mulsa Plastik Hitam Perak

Kali ini kami berbagi tips dan pengetahuan tentang bagaimana cara budidaya tanaman gambas menggunakan mulsa plastic hitam perak. Mengapa memilih gambas sebagai komoditas sayuran produktif pertanian kita? Lalu, mengapa juga memilih teknik bercocok tanam menggunakan mulsa plastic hitam perak?

Gambas Semakin Diminati. Segar dan Kaya Manfaat
Banyak juga yang menyebut gambas dengan oyong. Dalam bahasa latin disebut dengan Luffa acutangula. Gambas muda rasanya lebih nikmat saat disayur. Rasanya tidak berserat, segar, manis, dan tentu saja termasuk jenis sayuran dengan nutrisi tinggi. karenanya cocok dikonsumsi untuk ibu menyusui.

Sayuran gambas sangat berpengaruh pada penurunan kadar gula. Jadi bagi Anda yang mempunyai saudara atau orang tua dengan kadar gula darah yang relative cenderung tinggi, maka pilihan bijak sebagai variasi menu harian adalah memasak sayur gambas. Selain itu, bagi Bunda yang sedang menyusui, gambas sangat bermanfaat untuk memperlancar produksi ASI. Gambas sangat bermanfaat untuk penyembuhan radang usus, asma, diabetes, dan salah satu sayur yang bermanfaat untuk detox usus dan kebugaran.

presentation2

Gambas masuk dalam daftar tumbuhan obat asli Indonesia. Hal ini disampaikan oleh A Seno Sastroamidjojo dalam bukunya, Obat Asli Indonesia (1967). Fungsi gambas terlebih dahulu cenderung sebagai tanaman obat, seperti yang dilansir dari “Khasiat Tanaman Obat Latin-Indonesia” terbitan Merapi Farma Herbal. Plant Resources of Tropical Asia bahkan menyebutkan gambas atau oyong sejak lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional di benua ASIA.

Karena kaya manfaat tersebut, saat ini permintaan sayuran gambas semakin naik seiring kesadaran manfaat gambas untuk ibu-ibu yang sedang hamil dan menyusui. Pada skala lokal, permintaan gambas cenderung naik dan sering saat ibu-ibu hendak membeli sayur gambas sudah habis terlebih dahulu. Bagi bunda yang membaca artikel ini, pastinya juga pernah mengalami kejadian demikian, bukan?
Nah, pada skala regional, ternyata sayur gambas juga semakin diburu.

Budidaya Gambas dengan Mulsa Plastik
1. Cukup Air
Persiapan lahan untuk budidaya gambas haruslah cukup air dengan kelembaban yang terus terjaga. Oleh sebab itu penggunaan mulsa plastic sangat disarankan untuk budidaya sayuran gambas.

2. Gunakan Bedengan
Persiapan dilakukan dengan membuat bedengan. Hal ini dimaksudkan agar air tidak menggenangi tanaman gamabas saat penyiraman, akan tetapi pada saat yang sama kelelmbaban tanah juga terjaga.

3. Penggunaan Pupuk
pupuk dasar budidaya gambas antara lain: pupk kandang atau bisa juga pupk kompos, TSP, KCL, dan ZA atau Urea. Perbandingannya adalah 2KSP : 1KCL : dan 1ZA. Pupuk ditaburkan merata di atas bedengan.

4. Pemasangan Mulsa Plastik Hitam Perak
Bentangkan mulsa plastik sepanjang bedengan. Lalu beri pasak pada bagian ujung mulsa. Pasak untuk memperkokoh mulsa plastic dan kerapian mulsa plastic dapat ditata dengan jarak pasak 50 meter. Setelah selesai pemasangan mulsa, lakukan pelubangan. Jarak pelubangan sekitar 70 cm atau 80 cm. Jangan lupa, warna perak untuk bagian yang atas.

5. Pemasangan Tongkat Lanjaran
Tanaman gambas membutuhkan lanjaran untuk bergerak merambat naik. Tanaman gambas dapat merambat naik 3 atau 4 meter. Gunakan tinggi lanjaran secukupnya skitar 2,5 meter atau lebih, ditanamkan pada setiap lobang tanaman.

6. Pembenihan
Benih gambas dapat dengan mudah didapatkan di toko pertanian. Pilih dari jenis varietes unggul. Jika budidaya dalam skala besar, sebaiknya benih menggunakan jenis hibrida (F1) yang sudah teruji kuelaqitasnya. Benioh F1 ini dibuat lebih tinggi dibandingkan dengan benih pada umumnya yang dimiliki oleh para petani.

Budidaya Tanaman Gambas Menggunakan Mulsa Plastik Hitam Perak merupakan alternative yang dapat dipilih dalam rangka memenuhi permintaan local yang terus meningkat. Kedepan, tanaman gambas tidak semata menjadi prospek konsumsi sayuran, akan tetapi juga obat-obatan. Sebab penelitian sayur gambas dalam rangka pembuatan herbal tradisonal obat asli Indonesia kini tengah dilakukan oleh beberapa kalangan pemerhati produk Indonesia. semoga bermanfaat.

# Baca juga Cara Meningkatkan Kualitas Hasil Panen Dengan Greenhouse.

Dipublikasi di Plastik Mulsa | Tag , , | Meninggalkan komentar

5 Langkah Pengolahan Sampah yang Bisa Dilakukan di Rumah

banner-cara-pengelolaan-sampah-rumah-tanggaBerdasarkan hasil penelitian, setiap hari sebuah rumah tangga menghasilkan sampah sekitar 0.5 kg – 0.8 kg per orang. Jika di dalam sebuah rumah terdapat empat jiwa, berarti sekitar 2kg – 3.2kg sampah dihasilkan perhari/kk. Bayangkan sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga tersebut dalam 1 tahun, bisa mencapai angka 730kg – 1.168kg atau 7,3 kwintal – 1,2 ton. Sebuah angka yang cukup fantastis. Berapa tinggi tumpukan sampah yang dihasilan oleh satu keluarga tersebut?

Sebenarnya, jika masing-masing rumah tangga mampu memilah serta mengolah sampahnya masing-masing, takkan ada lagi demo warga yang tinggal di seputaran Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). Pemerintahpun tak perlu bersusah payah menyediakan anggaran khusus untuk mengatasi masalah yang takkan pernah ada habisnya ini, seiring dengan sampah yang selalu dihasilkan setiap hari.

Ya! Seberapapun besar upaya pemerintah untuk mengatasi masalah sampah, dengan memperluas area TPA, memperbanyak armada truk pengangkut sampah, hingga menambah pasukan oranye yang bertugas mengangkut sampah serta membersihkan lingkungan, takkan ada artinya jika tak ada partisipasi akif dari masyarakat sendiri.
Untuk melakukan proses pengolahan sampah serta membudayakan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, kita dapat berkaca pada negara tetangga yang sudah sukses dengan program yang semula berasal dari masyarakat sendiri.

Kepedulian pada sampah dan kebersihan lingkungan yang sangat tinggi di Jepang serta Singapura tidaklah terbentuk begitu saja. Perlu upaya puluhan tahun untuk mengedukasi masyarakat hingga menjadi sebuah habit/kebiasaan. Bahkan tahun 2001 di Jepang terjadi kasus pencemaran laut yang menyebabkan 1700 orang meninggal dunia akibat terkena dampak racun merkuri yang berasal dari limbah pabrik yang tidak mengalami pengolahan terlebih dahulu, namun langsung dibuang ke laut.

Padahal sejak pertengahan tahun 70’an, telah timbul gerakan chonaikai di berbagai kota di Jepang, yaitu gerakan peduli terhadap lingkungan. Sekumpulan kecil masyarakat menggalang kesadaran warga tentang pentingnya memilah sampah serta mengolahnya melalui 3R, yaitu: Reduce (mengurangi pembuangan sampah), Reuse (menggunakan kembali), serta Recycle (daur ulang)

# Buat Anda yang membutuhkan kantong sampah plastik silahkan klik disini.

Dipublikasi di Kantong Sampah | Tag , , | Meninggalkan komentar

Begini Cara Mengetahui Kualitas Produk Plastik UV Green House

banner-plastik-uv-greenhouse-1Plastik UV Greenhouse – kami adalah produsen sekaligus distributor palstik UV greenhouse di wilayah Sidoarjo, siap kirim ke berbagai wilayah di Indonesia.

Mengapa memilih produk Plastik UV Green house dari kami? Tentu kami menawarkan produk berkualitas untuk bekerjasama dengan Anda dalam rangka mewujudkan kemandirian pertanian dan optimalisasi kuantitas dan kualitas pertanian yang Anda geluti.

Plastikj UV Green House atau disebut juga dengan film rumah kaca yang kami distribusikan mempunyai karakter yang kuat dan tahan lama. Baik karena pengaruh panas sinar matahari maupun berbagai perubahan iklim dan cuaca yang turut serta memberikan pengaruh pada keawetan plastic UV. Kami persembahkan produk dengan transmisi cahaya yang tepat untuk melindungi dan mendukung tumbuh kembang budi daya tanaman.

Adaformulasi khusus yang kami pegang untuk menghadirkan kualitas produk palstik UV yang unggul. Dibuat berdasrkan formulasi para ahli di bidang agrikultur internasional. Termasuk penggunaan zat additive yang kami pakai berdasarkan pada pengetahuan kami dari perusahaan palstik yang memiliki reputasi unggul di tingkat local maupun internasional.

Untuk itu pada tulisan ini kami ketengahkan bagaimana cara mudah Anda dalam memilih plastik UV Green House yang berkualitas.

Cara Mengetahui Plastik UV Greenhouse Berkualitas

Kualitas plastic UV Greenhouse dapat dilihat dari berbagai pandangan sebagai berikut;

Tergantung Pencampuran Zat Additive pada Proses Produksi Plastik UV

Aditif adalah senyawa kimia yang bila ditambahkan akan menaikkan unjuk kerja (sifat kimia dan fisik berubah) seperti yang diharapkan. Zat aditif ini berpengaruh pada kualitas produk dan pembagian pemanfaatan penggunaan produk plastic.

Berdasarkan fungsinya, bahan tambahan atau zat aditif polimer dapat dikelompokkan menjadi :

  1. bahan pelunak (plasticizer);
  2. bahan penyetabil (stabilizer);
  3. bahan pelumas (lubricant);
  4. bahan pengisi (filler);

Dari bahan-bahan kimia di atas kemudian dilakukan pencampuran (mixing) dengan standart ukuran yang berbeda-beda. Inilah yang akan menentukan kualitas plastic. Apakah menjadi kaku, lentur, mudah sobek atau bahkan mudah pecah.

Kami memiliki pengalaman yang cukup untuk menghasilkan produk plastic UV berkualitas yang sesuai untuk penggunaan rumah kaca, dimana produk plastic tersebut menjadi kuat, tahan lama, lentur tidak mudah pecah, dan tahan akan perubahan cuaca, baik cuaca panas atau dingin.

Penambahan Aditive Plastik UV yang Tahan Lama

Dari mixing additive tersebut kita dapat menetukan kualitas produk. Apakah dikhususkan untuk membungkus makanan atau fungsi lain seperti dalam rangka melindungi tanaman dari sinar UV matahari, sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Untuk kualitas yang rendah, plastic akan mudah terdegradasi., plastic yang tidak sesuai untuk penggunaan pertanian juga mudah terdegradasi saat terkenan berbagai obat pertanian, seperti cipratan penggunaan pestisida atau insectisida.

Karena itu kami menambahkan Additive plastik khusus dalam campuran plastic UV produk kami yang berguna memberikan umur yang lebih lama dalam kasus film rumah kaca. Aditive ini dikenal dengan UV stabilisator ( Hindered Amine Light stabilizer dan  UV Absorber).

Plastik UV yang Mampu Mengukur Transmisi Sinar Matahari

Untuk mendukung produktifitas tanaman, maka diperlukan kesempurnaan fotosintesis. Karena itu jenis plastik UV kami buat bening transparan untuk memaksimalkan efek positif pencahayaan matahari dengan ukuran yang sesuai.

Karena itu, penting bagi Anda untuk memilih produk plastik UV Greenhouse yang tepat agar proses budidaya Anda dapat berjalan optimal. Semoga artikel “Cara Mengetahui Kualitas Produk Plastik UV Green House” ini membantu Anda dalam rangka memilih plastic UV Greenhouse yang tepat.

Jika Anda membutuhkan plastik uv, kami menjual plastik uv baik untuk green house maupun untuk penjemuran biji-bijian hasil panen dan industri. Plastik uv juga bagus untuk alas kolam ikan, juga untuk pengeringan rumput laut. Tersedia plastik uv lebar 3m, 6m dan 8m, kandungan UV protektor 6% dan 14%. Segera hubungi kami SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277. Info harga plastik uv bisa dilihat www.agrobis99.com.

Dipublikasi di Plastik UV | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Disini Ternyata Harga Polybag Yang Murah

Mungkin Anda bingung lagi mencari plastik polybag, polybag tanaman, polybag hitam berlubang? Tepat sekali, sekarang Anda tidak perlu galau lagi, ternyata dari sekian banyak yang jual polybag di internet disini yang paling murah harganya, karena langsung dari pabrik Mas Bro…

Polybag warna hitam ada yang berlubang dan ada yang tidak berlubang. Dan juga polybag gak selamanya warna hitam lho… Emangnya ada warna polybag lain? Ternyata ada Mas Bro, ada polybag warna putih, mirip putih susu gitu.

Dan juga disini juga melayani pemesanan plastik polybag dengan berbagai ukuran tergantung kebutuhan Anda Bos. Kok harus pesan dulu, memangnya barangnya gak ready ya? Enggak ready stock Mas Bro, hanya melayani pemesanan saja, ada pemesanan baru diproduksi. Terus, berapa minimal ordernya? Minimal ordernya 300kg per ukuran polybag.

Jadi Mas dan Mbak Bro… mulai sekarang kalau nyari orang yang jual polybag langsung ke blog sinis saja ya Pabrik Polybag. Transaksi dijamin sangat AMAN, karena sudah sangat pengalaman melayani cudtomer di seluruh wilayah Indonesia.

Dipublikasi di Polybag | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar